You are currently browsing the monthly archive for Oktober 2009.
Burayak dibiarkan dalam wadah pengeraman sampai berumur 7 – 15 hari. Pakan yang diberikan berupa cacing sutera, pelet udang ukuran paling kecil atau cacing beku. Pakan diberikan 2 kali sehari pagi dan sore sebanyak 2-3 % berat burayak.
Letakkan juga persembunyian berupa potongan pvc atau roster untuk tempat berlindung minimal berjumlah sama dengan jumlah burayak.
Setelah berumur 7 – 15 hari dilakukan penjarangan dengan kepadatan 20-50 ekor/m2. Kedalaman air diatur sedalam 25 – 30 cm dan berikan aerasi yang cukup.
Dalam waktu 2 bulan burayak sudah mencapai ukuran rata-rata 5 cm (2 inci) dan siap di panen untuk pembesaran. Panen dilakukan pagi atau sore hari untuk mengurangi stres.
Yerlu diperhatikan dalam pemeliharaan benih adalah burayak sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air yang mendadak. Burayak jugasangat sensitif dengan pestisida dan minyak.
Tulisan yang berhubungan:
Calon induk jantan memiliki tonjolan didasar tangkai kaki jalan ke-5 jika dihitung dari atas sedangkan calon induk betina memiliki lubang bulat yang terletak didasar kaki ke-3.
- Gambar Kelamin Lobster Jantan
- Gambar Kelamin Lobster Betina
Pilih induk yang pertumbuhannya paling cepat diantara lobster-lobster yang lain. Pastikan juga jenis kelamin lobster yang dipilih benar-benar jantan atau betina, karena ada juga lobster yang memiliki kelamin jantan dan betina sekaligus.
Lobster yang baik dipijahkan berumur minimal 6 bulan dan panjang 4 inci.
Aquarium berukuran 100 x 50 x 40 cm cukup untuk memijahkan lobster sebanyak 4 betina dan 2 jantan atau 3 betina dan 2 jantan. Aquarium harus dilengkapi dengan aerator untuk memberi suplai oksigen atau filter. Letakkan pralon pvc ukuran 2,5 inci, panjang 12 cm,untuk tempat berlindung.
Perkawinan biasanya terjadi pada malam hari dan 3 hari kemudian induk betina akan bertelur. Induk betina yang sudah bertelur akan melipat ekornya untuk melindungi telur yang menempel di sirip renangnya.
Lobster yang sedang bertelur dapat dijadikan satu dengan lobster betina lain yang sedang bertelur dalam satu aquarium. Apabila telurnya sudah berbentuk seperti juvenil maka indukan yang sedang bertelur dipisahkan dengan yang lainnya.
Selama pengeraman ekor lobster akan lebih cenderung sering menutupi telurnnya.Apabila telur sudah berbentuk juvenil induk mulai membuka ekornya.
Setelah juvenil sering turun & bermain di sekitar induk, juvenil harus segera dirontokkan dari induknnya. Juvenil diberi makan 2 kali sehari. Makanan yang diberikan berupa kutu air, plankton, artemia, cacing sutra, tepung ikan atau pelet yang dihaluskan.
Tulisan yang berhubungan:







